Jumat, 26 Agustus 2011

IBU

Diposting oleh --Novi Things-- di 04.44

Penyesalan yang datang tak pernah berhenti. Selalu mengalir dalam jelaga jelaga hatiku bagaikan air yang terus mengalir tanpa mengenal kata berhenti. Sungguh! Penyesalan yang kuhadapi ini sangat menyakitkan. Lebih menyakitkan daripada ditusuk beribu jarum, jatuh di skumpulan gajah dan terinjak injak, ataupun sakit yang lebih menyakitkan dari pada dipermalukkan didepan pacar atau di depan dosen. Sakit luar biasa.
            Dimana dia? Orang yang seharusnya berada di sisiku di saat waktu ter-down ku?
Dimana dia ? orang yang seharunya mengelus kepalaku disaat orang lain habis habisan menghujatku?
Dimana dia ? ornag yang seharusnya menenangkanku disaat orang lain tidak pernah capek untuk mentertawakanku?
Dimana dia ? orang yang seharusnya menyambutku dengan penuh rasa sayang dan bertanya “ hey? Bagaimana sekolahmu sayang?”
Dimana dia ? Orang yang lebih memilih untuk berperang dengan rasa kantuknya menungguku di ruang tamu karena aku yang terlambat pulang?
Dimana dia? Orang yang seharusnya tak henti henti memanggilku “sayang” walaupun aku terus memintanya berhenti karena aku yang terus beranjak dewasa?
Dimana dia? Orang yang mempunyai tangan dan pelukan yang hangat saat kedinginan dan keletihan yang terus menderaku?
Dimana dia ? Orang yang tetap tersenyum saat aku terus membentaknya dan memintanya melakukan sesuatu dengan cepat sementara dia yang sudah mulai hilang konsentrasi ketika berjalan?
Diamana dia? Orang yang terus memintaku mengulang setiap kata kataku saat berbicara dengannya karena penyakit PIKUN yang sekarang menyerangnya?
Diaman dia? Orang yang selalu membuatku gerah Karena terus mengeluh akan kakinya yang pegal dan ototnya yang lemas?
Dimana dia? Orang yang selalu membangkitkan emosiku karena dengan gampangnya memecahkan segala peralatanku akibat tangan dan kakinya yang terus bergetar?
Dimana dia ? Orang yang lebih memilih untuk mengompol di kasur dari pada berjalan sebentar ke kamar mandi?
Aku sakit! Aku sakit saat mengetahui bahwa aku lupa satu pertanyaan yang sangat mendasar dalam hidupku.
“dimana dia ? orang yang MELAHIRKANKU? ”

0 komentar:

Posting Komentar

 

--all the non-sense thing is exist-- Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei