Oooohkay, lagi bed mood ni L kok everything ruins my life yak? Ya Allah. Ini dah
konsekuensi kalo jadi orang moody. Ini adalah pendapat gue tentang seseorang.
Seseorang yang seharusnya pintar dalam menilai dan mengajarkan. Satu hal yang
menjadi motto ku dan suatu statement yang akan terus ku kenang selama hidupku
ialah:
A teacher is going to be a Pathetic one if he can’t
graded a person ( or a student ). It’s a pathetic ones if they just Graded
a student just by their score on exam.
Just by their score in assignment. A really good teacher is need to see their
student in specific. Look up their skill in the way every ordinary person
can’t.
Aku
belajar untuk menilai seseorang. Bukan meng-judge nya. Aku masih ingat seorang
guru yang sangat aku segani di SMA. Guru yang akan terus aku kenang karena
kepintarannya, kecerdasannya dan triknya dalam mengajar. Guru yang dulu sangat
di takuti oleh muridnya. Termasuk olehku. Tapi semakin lama aku menyadarinya
kalau perasaan ini bukanlah rasa takut. Ini adalah perasaan hormat dan segan.
Dia begitu berwibawa. Galak mungkin menjadi suatu trik baginya untuk mempuat
kami patuh. Tapi aku peka. Aku peka kalau itu hanyalah trik. Hanyalah peran
yang pintar sekalu dimainkan. Mengapa dia sangat aku segani dan hormati? Itu
karena dia mampu melihat semuanya. Ia mampu menilai muridnya. Dia mampu
memberikan muridnya score sesuai dengan akal sehat. Dia tak mudah memberikan
nilai kepada seseorang yang sebenarnya hanya berpura – pura bisa, berpura –
pura mengerti. Aku sangat mengaguminya. Terimakasih pak guru. Tidak akan
adalagi yang seperti engkau di dunia ini.

0 komentar:
Posting Komentar